Nasihat Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi

Setelah kehadiran Ustadz Abdul Somad pada 22 Februari 2017, keesokan harinya PPTQ SahabatQu mendapat kehormatan untuk menyambut guru besar yang lain yaitu Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A. Ed, M.Phil. Kiprah Dr. Hamid dalam ranah pemikiran Islam sudah tidak diragukan lagi. Direktur Institute for the Study of Islamic Thought and Civilization (INSIST) dan ketua MIUMI pusat pada kesempatan beberapa waktu lalu menyempatkan waktunya untuk memberi nasihat kepada kita semua, diantaranya tentang strategi kolonialis untuk menanamkan pola fikir liberalis dalam tubuh agama Islam.

Ada 4 klarifikasi besar untuk mengotak-kotakkan pemikiran umat Islam terhadap golongan tertentu. Jika digambarkan dengan sebuah bagan, maka akan terlihat seperti ini :

Strategi Kolonialis

Klasifikasi Islam

Ciri-ciri

Saran-saran

FUNDAMENTALIS Menolak demokrasi dan kultur barat kontemporer Hadapi & lawan
TRADISIONALIS Konservatif & curiga terhadap modernitas, inovasi & perubahan Dukung untuk melawan fundamentalis
MODERNIS (LIBERAL) Ingin dunia Islam jadi bagian dari modernitas global (barat) Dukung
SEKULARIS Ingin dunia Islam memisahkan agama dari negara., agama dan urusan individu Dukung dengan hati-hati

Beliau selalu menasihatkan agar seluruh generasi muslim Indonesia selalu berpegang terhadap Al-Qur’an, karena peradaban muslim yang maju akan terlihat bagaimana para muda mudinya bisa menjaga saaliimu al-fikr yaitu pemikiran yang lurus. Ditengah gerusan pemikiran yang semakin menggila, sudah saatnya kita rapatkan barisan wahai pemuda! (Hasna/PPTQ SahabatQu)

Leave a Reply