Menjemput Keberkahan dari Pesantren, Habib Anies

Sosok kharismatik dan humoris sudah melekat bagi seorang Habib Muhammad bin Anies Shahab. Ulama yang terkenal dengan sapaan Habib Muh ini juga merupakan muballigh kondang yang berasal dari kota apel, Malang. Pada 21 Maret 2018 ini beliau berkunjung ke Yogyakarta, dan PPTQ SahabatQu berkesempatan untuk menyambut kehadiran beliau. Diiringi oleh tabuhan rebana Habibur Rasul, tim hadrah adik-adik di PPTQ SahabatQu, Habib Muh memberikan nasihat kepada seluruh santri PPTQ SahabatQu. Diantara nasehat beliau adalah mengenai keberkahan yang harus dikejar oleh seorang santri terhadap pondoknya. Beliau menceritakan betapa banyak kemudahan yang Allah berikan dalam hidup beliau yang merupakan buah dari keberkahan karena berkhidmah kepada pondok. Beliau menunjukkan, bentuk khidmah tidak harus yang muluk-muluk. Bahkan dari hal-hal yang terlihat kecil dan sederhana pun, bisa jadi itu besar di mata Allah. Seperti mematikan air kran kamar mandi yang terus menerus mengalir. Membawakan sandal guru. Menyiapakan minum guru, dsb.

“Pondok ini akan membalasmu kelak, maka perbanyaklah khidmah kepadanya. Carilah apa yang bisa kalian perbuat untuk pondok ini. Semakin banyak pengabdian kepada pondok, kepada guru, dialah yang akan paling sukses.” (Habib Muh)

Leave a Reply